Cokelat dan Susu

Beberapa minggu yang lalu saya ke Culinaris, minimarket barang impor di Budapest. Misi: cari tahu dan oregano. Misi terpenuhi, tapi juga nemu sederet sendok kayu berujung cokelat yang sungguh menggoda. Ada yang cokelat gelap (dark), cokelat putih, cokelat dan hazelnut, cokelat dan m’n’m, cokelat dan wiski, cokelat dan cointreau, tiramisu… ahhhh pokoknya banyak banget pilihan. Sebagai orang yang tak tahan godaan, tentu saya beli satu, judulnya black and white, maksudnya sih gabungan cokelat gelap (nggak hitam) dan cokelat putih.

Ironisnya, sendok bercokelat itu buatan perusahaan Belanda. Tapi setahun kemarin di Belanda, saya nggak pernah lihat, hehehe.

Sampai di rumah, saya panaskan susu di microwave (hehe, malas cuci panci kalau manasin di kompor). Si sendok cokelat saya celupkan, lalu aduk-aduk sebentar… dan… voila! Rasanya enak bangeeeeet. Kebetulan Budapest sudah mulai dingin, suhu maksimum tiap hari sekitar 15 derajat celcius, kalau pagi dan malam tentu jauh di bawah itu, bisa sekitar 7-10 derajat saja.

Besoknya, saya iseng mencoba mencampur susu panas dengan dua potong cokelat ceri (cherry) yang ada di kulkas. Ternyata ya ternyata, rasanya nggak kalah enak! Jadi berasa menyesal kenapa baru sekarang tahu enaknya dan gampangnya bikin surga dalam secangkir cokelat susu… *lebaynya kambuh* Setelah itu, beberapa kali saya bikin lagi, tapi tipe cokelatnya ganti-ganti. Serius, nikmat betul.

Bagaimana dengan kamu? Pernah coba? Kalau belum, coba deh.. 🙂

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *