Pilah-pilih Baju Menyusui 4: Rekomendasi Merek

baju
(Baca juga bagian 1, bagian 2, dan bagian 3 dari seri baju menyusui ini ya..)

Disclaimer: Tidak (atau belum?) ada produsen baju menyusui yang membayar saya untuk posting ini. Ulasan ini 100% didanai ongkos sendiri, hiks. *rapal doa agar rekening bank lekas nambah saldonya*

Rekomendasi ini saya bagi dalam beberapa kategori:

1. Untuk jalan-jalan sama si bayi
Ini semacam merek sejuta umat karena harganya paling terjangkau dan kualitasnya cukup oke: Mamigaya. Semua produk Mamigaya memakai bukaan vertikal tanpa perekat, tinggal geser untuk menyusui. Bahannya biasanya spandeks katun dan spandeks rayon (dipakenya enak, tapi lama-lama melar), motifnya kadang bagus kadang biasa saja. Yang polos dan simpel juga ada. Untuk yang suka kembaran sama anak dan suami (kalau saya sih agak risi karena kesannya Orde Baru amat, baju aja kudu seragaman #eh), Mamigaya kadang menawarkan set baju sekeluarga. Saya pernah beli langsung ke Mamigaya, pernah juga via reseller Rumah Kirana.

Merek favorit kedua adalah Mamayara. Model bajunya lebih variatif dan edgy, bahannya lebih variatif dan bagus (pilihannya ada jersey, spandeks katun, dan katun) ketimbang Mamigaya, tapi harganya juga bisa 2-3 kali lipatnya. Bukaan menyusuinya selalu vertikal, kadang pakai retsleting, kadang tanpa perekat, jadi kalau ada preferensi tipe tertentu, harus cek lebih teliti sebelum membeli.

Elmomiree menawarkan model yang basic, beberapa mirip Mamigaya, tapi bahan dan harganya sedikit lebih premium. Bukaan menyusui yang saya beli yang tinggal geser. Elmomiree juga menyediakan model atasan dan terusan kemeja berkancing, yang tentu saja untuk saya tidak bisa dikategorikan baju menyusui, hehehe.

el

Merek yang lebih hits (soalnya salah satu endorser-nya fotografer/blogger kondang Alodita) tapi baru saya cicipi belakangan adalah Emeno Nursing. Soalnya, kebanyakan bukaan menyusui yang dipasang adalah dengan retsleting, dan tipenya selalu vertikal. Juli lalu mereka melansir baju menyusui dengan perekat kancing cetet dan kain bahan rayon yang adem, pas mau liburan ke Gili Air, barulah saya beli. Harga produk Emeno ini beda tipis dengan Mamayara, tapi menawarkan lebih banyak pilihan baju lengan panjang yang cocok bagi ibu berjilbab, seperti duet pendirinya.

Baju Island, merek asal Yogyakarta, juga menyediakan baju menyusui kasual dengan harga terjangkau. Semua bukaannya praktis karena tanpa perekat, sedangkan bahan yang dipakai biasanya spandeks katun. Kalau tengok feed Instagramnya, sekarang mereka juga punya produk dengan aksen batik cap.

Produsen lain yang bisa dilirik adalah Mommina, harganya lumayan bersahabat dan modelnya macam-macam. Semua bukaannya vertikal dan tanpa perekat. Bahannya beragam, mulai dari spandeks katun, katun, sampai twill halus. Saya punya satu yang bahannya twill halus, motifnya bagus tapi bahannya agak kaku dan kurang menyerap keringat (ini saya pakai di foto paling atas). Sebetulnya naksir juga yang shibori, tapi rem rekening lagi nyala nih.

Belakangan ada merek baru masuk pasar, yaitu Momnity. Saya coba beli satu dan bahannya nyaman banget, modal katun. Sayangnya, produk Momnity dibuat di Cina, jadi poinnya berkurang satu untuk saya.

A photo posted by momnity (@momnity) on

2. Untuk ke kantor
Saya suka pakai batik untuk ke kantor, dan Mamimumemo punya banyak produk berbahan katun batik cap, dengan bukaan berperekat kancing cetet. Paduan warnanya cantik-cantik, dan bisa pesan khusus kalau tipe yang diincar di Instagram Mamimumemo keburu ludes terjual. Gaun terusannya semua pendek selutut, tidak ada yang panjang, dan rok dalam sudah termasuk dalam harga (biar nggak nerawang, katanya). Lebar dadanya standard, 100 cm semua. Saya sempat beli tiga atasan dan satu terusan, tapi sekarang harus tahan diri karena tinggal beberapa bulan lagi mau mulai menyapih RK.

Mahirah Project bisa jadi alternatif untuk batik buat ke kantor, karena harganya lebih bersahabat sama rekening ketimbang Mamimumemo. Keunggulannya, Mahirah sedia beragam lebar dada, bisa pilih yang sesuai ukuran si ibu. Pembeli juga bisa pesan model dan ukuran tertentu. Tapi, menurut saya paduan warnanya belum secantik Mamimumemo.

Salah satu terusan batik favorit saya adalah dari Momstobe Shop, tapi lapak ini sudah tidak pernah merilis baju batik. Model baju yang sekarang dilansir kece-kece dan bikin ngiler sih, seperti yang di bawah ini:

3. Untuk pesta dan acara khusus
Saya cuma punya satu baju atasan Omama, tapi cinta banget sama yang satu ini. Bahannya bukan katun tapi “jatuh”, dilengkapi brokat cantik di bagian bahu. Bukaannya tanpa perekat, jadi tinggal geser saat perlu menyusui. Tinggal ditambahkan kalung dan kain atau rok batik untuk tampil kekheeen 😀

Sebelum Idul Fitri lalu, saya juga beli atasan dari Nyonya. Bahannya linen yang nyaman, dengan sedikit aplikasi renda putih di bagian linen dan bukaan tanpa perekat, jadi praktis. Nyonya punya banyak produk dan sering melansir koleksi baru, tapi entah kenapa jarang ada yang nyantol di hati.

Untuk yang suka model kebaya kutubaru, bisa coba produk Sakina Nursing Wear (berbasis di Makassar) dan Catmoms (Yogyakarta). Karena lokasinya di luar Jakarta, buat saya harganya jadi sedikit lebih mahal karena ongkos kirimnya juga lebih besar.

4. Bonus: bra dan daster menyusui
Nyaris semua bra yang dilabeli “bra menyusui” punya semacam jendela dan pengait — ini semua untuk saya ribet, nggak nyaman, dan nggak direkomendasikan. Pilihan yang cocok adalah model bra lembut tanpa jendela, pengait bukaan menyusui, busa tambahan (nggak pernah suka), dan kawat (setahun pertama setelah melahirkan, bra berkawat tidak disarankan karena alasan kesehatan). Saya paling suka bra keluaran Mamaway, tapi harganya yang mahal bikin saya cuma beli satu doang, sisanya bra macam begini:

A photo posted by Izara Store (@izarastore) on

Sedangkan kalau daster, saya paling cocok dengan tipe yang juga tinggal tarik, bisa langsung menyusui. Waktu baru melahirkan, berhubung ASI gampang bocor (let down reflex-nya juga kenceng banget), jadi harus pakai breastpad terus untuk menyerap ASI. Otomatis harus pakai bra terus, bikin kesal karena sejatinya saya masuk #teamnobra untuk tidur. Kemudian say nemu Daster Nyonya, yang beberapa tipe produknya pakai smock (kerut) di area dada, jadi breastpad bisa dipakai tanpa bergeser meski nggak pakai bra. Hore!


Belakangan, beberapa terusan Mamigaya saya alih fungsi jadi daster karena sudah pada melar. *ga mau rugi*

Yak, demikian sejumlah merek yang bisa dicoba untuk menyusui. Apa merek favoritmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *