Sampai Jumpa di Brasilia?

Anak muda berusia 18-35 tahun? Antikorupsi? Aktivis, jurnalis, atau musisi yang aktif menunjukkan prinsip antikorupsi? Kalau kamu jawab “ya” untuk ketiga pertanyaan tadi.. maka kamu bisa dapat kesempatan meningkatkan peluang menumpas korupsi dengan ikutan Voices Against Corruption Forum dan IACC ke-15 di Brasilia, Brasil, 5-10 November mendatang! (hehe, bahasanya rada bombastis yaaaa)

Supaya mantap daftarnya, tentu harus tahu dulu apa itu Voices Against Corruption Forum dan IACC.

Voices Against Corruption Forum adalah acara tahunannya Global Youth Anti-Corruption (GYAC) Network, jejaring internasional anak muda antikorupsi, khususnya aktivis, jurnalis, musisi. Tahun 2010, Forum pertama digelar di Brussels, Belgia; tahun berikutnya di Nairobi, Kenya. Tahun ini giliran Brasilia, Brasil, yang kebagian menyelenggarakan acara itu pada 5-6 November.

Istimewanya, Forum 2012 diadakan serangkaian dengan International Anti-Corruption Conference ke-15. Perhelatan dua tahunan Transparency International itu akan terlaksana 7-10 November di kota yang sama.

Lebih istimewa lagi, kedua acara itu menyediakan beasiswa buat pesertanya! Untuk aktivis dan jurnalis bisa daftar di http://voices-against-corruption.ning.com/3rd-gyac-forum-iacc-applications-go-live-11-june mulai hari Senin (11 Juni) sampai 17 Agustus (eh, pas bener sama hari kemerdekaan Indonesia). Sedangkan musisi antikorupsi daftarnya di http://www.anticorruptionmusic.org/?conditions, tenggatnya 24 Juli.

Ikut deh, dijamin nggak rugi.. Mungkin bisa mengubah jalan hidupmu — atau setidaknya membuat hidup kamu lebih berarti! Itu terjadi pada saya, yang oleh sang Maha Sutradara diloloskan untuk ikut Forum pertama. Bertemu dengan anak-anak muda dari berbagai penjuru dunia yang semangat melawan korupsi membuat optimisme saya meningkat: Indonesia pasti bisa jadi lebih baik, minus korupsi, lebih adil. Forum di Brussels membuka jalan saya mendapatkan kesempatan ikut forum berikutnya di Nairobi (bareng penggagas clubSPEAK, Retha Dungga, salah satu perempuan hebat di Indonesia), IACC ke-14 di Bangkok, dan beasiswa S2 yang sekarang saya jalani.

Saya tahu kadang pesimisme dan apatisme terhadap gerakan antikorupsi menghadang, tapi kalau bisa belajar dari kisah orang lain, yang ada kita makin optimistis dan semangat. Serius!

Oya, GYAC Network adalah proyeknya World Bank Institute (terafiliasi sama World Bank, tentu), sedangkan IACC acaranya Transparency International. Keduanya sering dituding — setidaknya oleh dosen-dosen saya di ISS sekarang hehehe — sebagai pendorong neoliberalisme, tapi, kalau kita bisa ambil manfaat dari mereka, kenapa tidak? (dan dari 238 juta lebih penduduk Indonesia pasti ada yang bisa lolos seleksi kali ini kan?)

Jadi… sampai ketemu di Brasilia?

Disclaimer: saya nggak digaji WB ataupun TI untuk ngetwit dan ngeblog soal perhelatan ini. Tapi saya memang anggota unit komunikasinya GYAC… jadi mungkin saya bakal nongol juga di Brasilia untuk ribet ngurusin acara. Mungkin itu saja “bayaran”-nya. Masih mungkin lho ya, belum tentu, karena kuliah di Budapest juga bakal superpadat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *