Tentang Selimut

Dua malam lalu aku bermimpi tentang selimut:
yang bukan saja hangat, tapi juga manis dan lembut,
yang mendukung dan melindungi tanpa banyak menuntut.

Tentu aku tak bisa menyamakannya dengan jaket atau pashmina,
yang bisa bebas kupakai dan kubawa,
di mana saja, di depan semua mata.

Hanya di kamar tidur selimutku bisa dinikmati,
sebelum kulipat rapi-rapi,
dan kumasukkan dalam lemari.

Ah, aku rindu selimutku..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *