Huh!

Moodswing itu menyebalkan. Sebentar senang sebentar sedih. Sekarang bisa bilang “tanpa dia aku nggak mati”, sedetik lagi rasanya “aku kangen dia setengah mati”.

Aku ingin sekali bisa lepas dari lelaki sialan itu, sebelum cintaku makin dalam dan nyeri. Terkadang aku bingung sendiri, apa sih yang sebenarnya kucari..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *