Kun Fayakun

Saya tidak bisa mengontrol diri, dan tiba-tiba menyadari telah mengetik kata-kata ini dalam pesan pendek saya semalam. “I was serious when I said that I liked you.”

Besoknya dia bilang, “I don’t like you.”

“Eh?” saya bertanya, bingung, mata saya membelalak keheranan. Belum pernah ada orang yang tega bilang begitu kepada saya…

“Because I love you.”

“EH?” saya terkaget-kaget, sungguh mati saya terkejut. Saya bingung respon apa yang harus saya berikan. Senang, tentu, bahagia, jelas. Jantung saya berdebar kencang. Pipi saya sepertinya merona, tak mau bekerja sama dengan benak yang memerintahkan saya menahan diri. Saya menarik napas, lalu, “I like you, but I don’t think I love you… yet.”

Genggam tanganku, sayang, dan mari jalani hari-hari kita bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *