Category: Bahasa Indonesia Page 19 of 20
Purnama raksasa muncul di cakrawala pulau Sepa. Cantik, agak intimidatif sebetulnya, tapi luar biasa mempesona. Mataku terbelalak melihatnya. Saya terpekur dan makin kagum pada Tuhan tersayang yang Maha…
Saya tidak percaya pada kebetulan. Saya percaya semuanya terjadi dengan alasan di baliknya, meski mungkin kita tak paham betul apa maksud si Maha Sutradara. Bukan kebetulan, saat seorang…
Menghabiskan pagi dengan bermalas-malasan. Sempat terbersit untuk bekerja di hari libur. Uh-oh, gejala gawat. Untungnya rencana itu kuhentikan di tengah jalan. Menyeret kaki melangkah keluar hunian saat matari…
Satu malam, satu percakapan dengan teman. Topik pembicaraan: pernikahan. Saya bilang sedang tak percaya pada lembaga itu. Pendamping hidup masih saya inginkan, tapi pernikahan, ah, rasanya tak penting-penting…
Saya tidak bisa mengontrol diri, dan tiba-tiba menyadari telah mengetik kata-kata ini dalam pesan pendek saya semalam. “I was serious when I said that I liked you.” Besoknya…
Entah berapa purnama sudah berlalu, tapi saya mengingatnya seperti baru terjadi kemarin. Satu percakapan singkat lewat serangkaian pesan pendek. Pertemuan dua menit menjelang ia pergi. Lalu untuk pertama…
Beberapa pekan lalu saya sukses mengurangi frekuensi saya memonitor perkembangan lelaki itu (yah… dunia saya ternyata masih berputar di orbitnya. sialan!) di dunia maya. Dari yang tadinya mengecek…
Dua akhir pekan lalu, berturut-turut saya kembali ke Jogja. Yang pertama memang sudah direncanakan jauh-jauh hari: saya bilang ke ibu tercinta, saya ingin pulang. Yang kedua sebetulnya dadakan….
Saya sedang berusaha keras melupakan, ah, bukan melupakan tapi get over with (sialan, apa sih istilah padanannya yang tepat?) seseorang yang sangat saya cintai tapi tak mungkin saya…
Pulang ke rumah. Bersenang-senang dengan sahabat. Belanja komik. Bertemu teman-teman lama. Menelusuri kenangan-kenangan tua. Menghirup udara segar. Absen dari berita.. absen dari derita..
Mengharap imbalan, dan takut akan hukuman, saya pikir itu sangat manusiawi ya. Misalnya, belajar yang rajin, dapat nilai bagus, dipuji guru dan orang tua, lalu dibelikan baju baru….
Tiga malam berturut-turut saya habiskan di Istora Senayan. Tujuannya cuma satu: menikmati Jakjazz. Meski sebetulnya nggak begitu mengerti, hahaha, tapi karena ada tiket gratis, sayang kan kalau nggak…
