Category: Bahasa Indonesia Page 16 of 18

Referensi

Ini referensi utama saya saat menyusun skripsi, tiga tahun lalu. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang komik, tak ada salahnya membacanya juga. Ahmad, Hafiz; Zpalanzani, Alvanov; &…

Saya dan Komik

Samar-samar dalam ingatan, komik pertama yang saya baca adalah komik-komik Eropa.Smurf, Asterix & Obelix, danTintin. Ibu saya dulu bekerja di Sekretariat Ikatan Dokter Indonesia, di Jalan Sam Ratulangi,…

Komik versus Novel Grafis

Apa sih bedanya komik dan novel grafis? Saya pikir sebetulnya tidak ada sama sekali. Novel grafis cuma istilah pemasaran, atau bungkus, yang lebih cantik buat komik. Wikipedia saja…

Domain Might Be YOUR Domain

…that is, if you have enough money in your pocket. or your bank account.. or, you’re invited for the OpenRice.com & CHIP gathering, like me 😀 Tak disangka…

Agar Kupang (dan Indonesia) Bebas Korupsi

Hendrik Bera, pelajar 16 tahun dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, tercenung di kursinya di ruang seminar Komunitas Salihara. Pemuda itu baru saja mendengar nama kotanya disebut sebagai kota…

Menghirup Komik di Brussels

Saya dan beberapa rekan sedang berjalan-jalan di Brussels, Belgia, akhir bulan Mei lalu, saat kami mendadak bersirobok dengan Tintin. Ia tak sendiri, tapi terburu-buru menuruni tangga darurat dari…

Merangkul Anak Muda Melawan Korupsi

Generasi muda menganggap korupsi sebagai praktek normal “Pak guru, saya pikir prinsip Sinar Matahari bisa dipakai untuk mencegah korupsi,” kata seorang murid dalam kelas. Mentari ampuh membunuh kuman,…

Sungguh, Saya Tidak Ingin Berprasangka

Ada yang bilang prasangka itu seperti kacamata berlensa warna. Kamu pakai lensa kacamata berkelir cokelat, maka dunia berkelir cokelat. Begitu pula kalau kamu menggunakan kacamata berwarna merah, penglihatanmu…

Lagi-lagi Mereka Bertanya Tentang Umur

“Maaf, umur Mbak berapa?” tanya Indah Anggraeni, seorang pramugari Lion Air, dalam penerbangan saya pagi tadi. Ada 12 orang yang duduk di dekat jendela darurat alias emergency exit…

Malas Bikin Mulas

Sindrom malas kembali melanda saya. Tak ingin bekerja. Hanya ingin bersantai, bukan bermuram durja. Sekadar bermanja-manja. Atau bermain Plants vs Zombies yang candunya menyiksa. XD

Lemah…

Saya ini ternyata masih lemah. Terus saja meleleh setiap teringat dia, masa lalu kami, dan akhir yang menggores luka. Padahal untuk dia, mungkin saya bukan lagi siapa-siapa. Mungkin…

Kunjungan Kejutan Untuk Ayin

(Hasil menyetir jauuuuuuuh ke Pondok Bambu demi berita, hiks, yang tak naik cetak besok karena warung sudah keburu tutup. Yah, salah saya juga karena kelupaan bawa charger ponsel….